Beranda » Uncategorized » Jangan ditiru! Mencari Untung Lewat Selisih Ongkos Kirim

Jangan ditiru! Mencari Untung Lewat Selisih Ongkos Kirim

T Diposting oleh pada 12 April 2015
F Kategori
b Komentar Dinonaktifkan pada Jangan ditiru! Mencari Untung Lewat Selisih Ongkos Kirim
@ Dilihat 760 kali
Jangan ditiru, cara ini tidak baik mencari untung lewat selisih ongkos kirim. Beberapa hari yang lalu saya membeli sebuah produk via online shop yang kebetulan disitu sudah tercantum agen kurir yang digunakan adalah JNE yang otomatis menghitung juga biaya ongkos kirimnya.Biaya ongkos kirim yang tercantum cukup besar dibandingkan tarif resminya karena jumlah berat barang yang tercantum dengan jumlah berat barang yang dikirim jauh berbeda. Jumlah selisih sampai diatas Rp. 15rb.
Lebih parahnya barang ternyata tidak dikirim menggunakan agen kurir JNE seperti yang tercantum di Olshop tersebut,melainkan barang pesanan saya dikirim menggunakan agen kurir yang biayanya jauh lebih murah yaitu via Pos Indonesia dan tentu saja Barang pesanan sampai dalam waktu yang lebih lama.
Dalam kasus ini penjual sangat diuntungkan dengan selisih ongkos kirim dan membuat pembeli kecewa karena menanggung biaya kirim yang terlalu besar dan menerima barang dalam waktu lebih lama. 
Bagi Anda para pemilik olshop, jangan sekali-kali meniru cara seperti ini. Cara ini tentu bisa berdampak buruk terhadap nama baik toko Anda dan tentu saja toko online yang menerapkan cara seperti ini tidak akan memiliki pembeli yang loyal dan toko online pasti akan  sulit berkembang.

Bagi sobat yang ingin belanja online dan terdapat fitur onkos kirim belanja secara otomatis,saran saya cobalah lakukan beberapa hal dibawah ini:
1. Cek tarif ongkos kirim agen kurir yang tercantum di web yang produknya mau dibeli dengan tarif ongkos kirim resmi dari agen kurir tersbut
2. Hitung perkiraan berat barang yang mau dipesan apakah relevan dengan berat yang tercantum apa terlalu berlebihan.
Bila sobat ada saran lain atau punya pengalaman lain dalam hal belanja via online, silahkan bagikan informasinya dalam kolom komentar di bawah ini.
Diposting oleh

Darmanto adalah owner CV. Studio Web, sebuah perusahaan jasa pembuatan web SEO friendly, jasa desain blog, google ads, jasa SEO profesional. Follow Channel telegramnya di https://t.me/darmantoseo

Komentar dinonaktifkan: Jangan ditiru! Mencari Untung Lewat Selisih Ongkos Kirim

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

a Artikel Terkait Jangan ditiru! Mencari Untung Lewat Selisih Ongkos Kirim

Cara Mudah Memperbanyak Followers Twitter

Cara Mudah Memperbanyak Followers Twitter

T 19 Juli 2012 F A Darmanto SEO

Cara Mudah Memperbanyak Followers Twitter.Cara memperbanyak followers twitter itu mudah kok.Kalau ngga percaya silhkan ikuti cara saya memperbanyak followers twitter dengan mudah dan gratis. Memperbanyak followers twitter dengan mudah dan gratis itu bisa dilakukan hanya cukup sobat mendaftar ke beberapa... Selengkapnya

Membuat Link Bertaburan Bintang

T 30 Juni 2012 F A Darmanto SEO

Membuat Link Bertaburan Bintang.Membuat fariasi tampilan blog,memang tidak ada habis-habisnya.Kali ini saya akan berbagi satu cara memodifikasi tampilan blog kita dengan fariasi tampilan membuat link bertaburan bintang.Fariasi link bertaburan bintang akan sangat kelihatan cantik bila background template blog kita berwarna... Selengkapnya

Susu Terdeteksi Mengandung Zat Radioaktif

T 9 Desember 2011 F A Darmanto SEO

Sahabat Darmanto,ini ada kabar buruk bagi para konsumen susu “Meiji Step” karena susu tersebut terdeteksi mengandung Zat Radioaktif. Seperti diberitakan oleh tribunnews.com,bahawa Hasil penelitian internal yang dilakukan perusahaan pengolah makanan Meiji menunjukkan terdapat 30,8 bq Cesium dalam 1 kg susu... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Google Partner

Alamat

Darmanto:
Jl. Raya Gili Tugel – Kreo KM 1, Rt. 039 Rw. 005

Desa Cibuyur, Kec. Warungpring

Kab. Pemalang, Jawa Tengah,52358

Butuh Bantuan? Chat Kami Sekarang