Beranda » Blog » Iklan Bukan Pemasukan Utama Usaha Online Rintisan

Iklan Bukan Pemasukan Utama Usaha Online Rintisan

T Diposting oleh pada 11 Maret 2012
F Kategori
b Komentar Dinonaktifkan pada Iklan Bukan Pemasukan Utama Usaha Online Rintisan
@ Dilihat 948 kali
Salah satu hal yang harus diwaspadai dalam rencana bisnis yang berhubungan dengan internet ialah iklan sebagai sumber pemasukan awal atau menjadikan iklan sebagai salah satu unsur utama pemasukan. Jika ditanya alasannya, si pendiri usaha akan cenderung menyamakan usahanya dengan Facebook yang menggratiskan layanannya tetapi mendapatkan pendapatan iklan yang berlimpah.

Namun lupakan bahwa Facebook memiliki beberapa ratusan juta dalam pendanaannya dan sudah menguntungkan hanya dalam 2 tahun terakhir ini.

Waktu yang paling menantang ialah tahun-tahun pertama beroperasi, yaitu saat situs Anda belum banyak diketahui dan pengunjungnya masih sedikit. Hingga Anda mendapatkan angka pageview yang menembus angka jutaan per bulan, penghasilan Anda dari iklan akan sangat kecil dan pengiklan tidak akan tertarik pada situs Anda. Jangan bersandar sepenuhnya pada iklan untuk mendanai usaha baru Anda.

Ini adalah bisnis yang sukar ditaklukkan. Mungkin dalam kasus Facebook, hal itu bisa terjadi tetapi entrepreneur biasanya meremehkan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menaikkan angka pageview. Bisa jadi traction terjadi di awal promosi atau kesepakatan kerjasama dengan pengiklan istimewa tetapi kemudian kenyataan pahit mendera.

Untuk bisa lebih memahami situasi ini, mari kita klarifikasi sejumlah istilah. Kecuali jika Anda sudah begitu dekat dengan dunia iklan online, mungkin Anda tidak membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

  1. Pay per click (PPC). Dalam model yang paling populer, pengiklan akan membayar setiap kali pengguna klik di sebuah iklan dan diarahkan menuju situs si pengiklan. Pengiklan tidak membayar berdasarkan jumlah view tiap iklan tetapi hanya saat iklan itu diklik. Untuk pengiklan, ini disebut cost per click (CPC).
  2. Pay per view (PPV, PPI atau PPM). Dengan model ini, Anda akan dibayar untuk setiap view iklan atau pageview (sama dengan istilah “impression”). Bagi pengiklan, ini disebut cost per impression (CPI) atau cost per mile (CPM) per ribu tampilan. Pengiklan normalnya lebih memilih CPC, karena mereka tidak suka membayar saat Anda mengabaikan iklan mereka.
  3. Pay per action (PPA atu PPL). Model iklan ini ditambahkan beberapa tahun lalu untuk memitigasi risiko klik tipuan (click fraud). Di sini pengiklan hanya membayar jika seorang pelanggan telah diantarkan ke situs dan mengarahkannya menuju tindakan lain (konversi) seperti membeli sebuah produk atau mengisi sebuah formulir web. Sisi pengiklan disebut cost per action (CPA) atau cost per lead (CPL).

Kini kembali membahas realitas penghasilan. Jika sebuah usaha rintisan hendak mendapatkan perhatian dari investor, dibutuhkan sebuah laju pertumbuhan yang tinggi seperti Rp 400 juta dalam pemasukan. Kini tanpa target yang sangat khusus, harapan bakunya seharusnya tidak lebih dari Rp 1 dalam pemasukan iklan per seribu pageview.

Intinya adalah bahwa pemasukan iklan online apapun yang Anda proyeksikan pada tahun-tahun  pertama usaha rintisan akan banyak dipotong nilainya oleh investor-investor yang cerdas dna berpengalaman. Dan itu akan berpeluang membuat business plan Anda tertolak. Hadapilah kenyataan.


Para investor mengetahui bahwa selama periode awal ini, Anda akan lebih banyak membelanjakan dana dari yang Anda bisa rencanakan, untuk menambah page view daripada mengumpulkan pemasukan dari jutaan pengguna yang belum tentu terjadi.

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/178-bisnis-online/13635-mendanai-usaha-rintisan-dengan-iklan-itu-sia-sia.html

Diposting oleh

Darmanto adalah owner CV. Studio Web, sebuah perusahaan jasa pembuatan web SEO friendly, jasa desain blog, google ads, jasa SEO profesional. Follow Channel telegramnya di https://t.me/darmantoseo

Komentar dinonaktifkan: Iklan Bukan Pemasukan Utama Usaha Online Rintisan

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

a Artikel Terkait Iklan Bukan Pemasukan Utama Usaha Online Rintisan

Domain authority

Pengertian Domain Authority, Page Authority Dan Cara Meningkatkannya

T 3 Februari 2015 F , A Darmanto SEO

Apa itu Domain Authority dan Page Authority? Beberapa hari yang lalu di social media fb saya sempat berbagi status tentang PA dan DA. Mungkin ada diantara sahabat Darmanto yang belum tahu tentang 2 hal ini. Untuk itulah pengertian PA dan... Selengkapnya

pakar seo garansi

Pakar SEO Indonesia Yang Benar

T 11 Juli 2013 F A Darmanto SEO

Di Indonesia katanya nih,ada Pakar SEO.Namun dimanakah sebenarnya tempat Pakar SEO  di Indonesia.Dari hasil search engine di Google begitu mengetik keyword Pakar SEO Indonesia muncul begitu banyak nama yang katanya sudah jadi Pakar SEO. Pakar SEO Indonesia saya datangi lewat... Selengkapnya

penyebab SEO gagal

Iniloh Salah Satu Penyebab Kegagalan SEO

T 25 Maret 2019 F , A Darmanto SEO

Iniloh salah satu penyebab kegagalan SEO web yang perlu Kamu ketahui. Penyebab Ini adalah hal yang hampir setiap hari dihadapi cs saya. Jadi ketika klien ingin menggunakan jasa SEO baik yang SEO bulanan maupun yang tahunan, mayoritas webnya minim konten.... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Operation time

Senin-Jumat: 08.00-17.00
Sabtu: 08.00-16.00
Minggu: Buka dengan buat janji dulu
Email: admin(at)darmanto.com

Alamat

Darmanto:
Jl. Raya Gili Tugel – Kreo KM 1, Rt. 039 Rw. 005

Desa Cibuyur, Kec. Warungpring

Kab. Pemalang, Jawa Tengah,52358

Butuh Bantuan? Chat Kami Sekarang