Hukum Oral Seks Menurut Islam

Hukum Oral Seks Menurut Islam - Sudah lama ya,blog ini tidak memberikan catatan tentang Seputar Hukum Islam.Nah pada malam ini bertepatan dengan malam Jumat,ada satu hukum yang mau saya bagikan yaitu tentang Hukum Oral seks menurut Islam.

Hal ini saya bagikan disini semoga bermanfaat buat pemahan tentang tata cara berhubungan seks yang di bolehkan menurut Islam.Dalam Al Qur'an, Allah Ta’ala berfirman , “Istri-istri kalian adalah ladang bagi kalian maka datangilah ladang kalian darimana saja kalian kehendaki.”

Maka dalam ayat ini Allah menyamakan antara istri dengan ladang, dimana ladang adalah untuk menanam bibit dan menghasilkan tanaman, sedang istri adalah ladang untuk memperoleh anak. Dan tidak diragukan bahwa cara memperoleh anak adalah dengan memasukkan ‘bibit’ kepada istri melalui kemaluannya.  

Karenanya tidak dibenarkan menggauli istri dari mulutnya karena itu bukanlah tempat untuk menanam ‘bibit’. Demikian yang diterangkan oleh para ulama. Kalau pun misalnya seseorang bisa menahan jangan sampai sperma atau air maninya masuk ke dalam mulut istrinya, maka hal itu tetap terlarang karena menyerupai binatang dan orang kafir, dan juga sebagai saddu adz-dzariah (menutup wasilah kepada sesuatu yang diharamkan).

Dalam Kitab Masa`il Nisa’iyyah Mukhtarah Min Al-`Allamah Al-Albany karya Ummu Ayyub Nurah bintu Hasan Ghawi hal. 197 (cet. Majalisul Huda AI¬Jaza’ir), Muhadits dan Mujaddid zaman ini, Asy-Syaikh AI-`Allamah Muhammad Nashiruddin AI-Albany rahimahullah ditanya sebagai berikut: 
"Apakah boleh seorang perempuan mencumbu batang kemaluan (penis) suaminya dengan mulutnya, dan seorang lelaki sebaliknya?".

Beliau menjawab:
Ini adalah perbuatan sebagian binatang, seperti anjing. Dan kita punya dasar umum bahwa dalam banyak hadits,Rasullullah SAW melarang untuk tasyabbuh (menyerupai) hewan-hewan, seperti larangan beliau turun (sujud) seperti turunnya onta, dan menoleh seperti tolehan srigala dan mematuk seperti patukan burung gagak.

Dan telah dimaklumi pula bahwa nabi Shallallahu `alahi wa sallam telah melarang untuk tasyabbuh dengan orang kafir, maka diambil juga dari makna larangan tersebut pelarangan tasyabbuh dengan hewan-hewan -sebagai penguat yang telah lalu, apalagi hewan yang telah dlketahui kejelekan tabiatnya. Maka seharusnya seorang muslim hendaklah tidak mau bertindak tanduk menyerupai hewan-hewan.

Ok sobat Darmanto semua,kiranya hanya itu yang bisa saya bagikan mengenai Hukum oral seks menurut Islam,bila ada kesalahan mohon pencerahannya dalam kolom komentar.

Contact

About us

Darmanto.com merupakan web bagian dari situs resmi grup usaha CV. Studio Web, sebuah perusahaan layanan jasa desain website, jasa SEO, Google adwords, Facebook ads, maintenance web dan jasa lain yang terkait website.

Alamat:

Desa Cibuyur Rt. 036/05, Warungpring, Pemalang, Jawa Tengah

Jam Kerja:

Senin- Sabtu, 08.00 to 17.00 WIB

Call Center,Telpon/SMS/WA:

0817 0133 458 BBM: 5B5A6B61