Hukum Hubungan Intim di malam Jumat

Hukum Hubungan Intim di malam Jumat
Hukum Hubungan intim di malam Jumat pada catatan ini akan saya bagikan buat sobat pada hari ini.Melakukan hubungan intim atau hubungan seks di malam jumat banyak orang yang menyebutnya sunnah.Benarkah anggapan tersebut?

Walaupun catatan ini di buat bukan malam jum'at,tetapi semoga saja tetap ada manfaatnya.Berikut ini,saya ambilkan  tanya jawab dari Situs Konsultasi Syariah,yang semoga bisa menjadi pemahaman yang benar mengenai Hukum hubungan intim di malam jumat.

Pertanyaan:
Assalamu ‘alaikum Ustadz, saya sering mendengar dari kebanyakan orang yang mengatakan bahwa hubungan intim pada malam Jumat adalah sunah Nabi. Bahkan ada yang menghubungkan dengan keutamaan seperti membunuh kaum Yahudi. Apakah benar adanya?
Abu Abdurrohman (dwidkpk**@yahoo.***)

Jawaban:
Wa’alaikumussalam. Kami belum pernah menemukan ayat Alquran atau hadis sahih yang menunjukkan anjuran tersebut. Jika ada yang menyampaikan hal tersebut maka dia diminta untuk menyampaikan dalil. (Jawaban Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)
Tambahan dari Ustadz Ammi Nur Baits:
Terdapat sebuah hadis yang mengisyaratkan anjuran hubungan intim di malam jumat,
Dari Aus bin Abi Aus radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من اغتسل يوم الجمعة وغسّل وغدا وابتكر ومشى ولم يركب ودنا من الإمام وأنصت ولم يلغ كان له بكل خطوة عمل سنة 

Barang siapa yang mandi pada hari Jumat dan memandikan, dia berangkat pagi-pagi dan mendapatkan awal khotbah, dia berjalan dan tidak berkendaraan, dia mendekat ke imam, diam, serta berkonsentrasi mendengarkan khotbah maka setiap langkah kakinya dinilai sebagaimana pahala amalnya setahun.” (H.R. Ahmad, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah; dinilai sahih oleh Imam An-Nawawi dan Syekh Al-Albani).

Sebagian ulama mengatakan, “Kami belum pernah mendengar satu hadis sahih dalam syariat yang memuat pahala yang sangat banyak selain hadis ini.” Karena itu, sangat dianjurkan untuk melakukan semua amalan di atas, untuk mendapatkan pahala yang diharapkan.” (Al-Mirqah, 5:68).

Disebutkan dalam Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abu Daud, bahwa ada sebagian ulama yang mengartikan kata “memandikan” dengan ‘menggauli istri’, karena ketika seorang suami melakukan hubungan intim dengan istri, berarti, dia memandikan istrinya. Dengan melakukan hal ini sebelum berangkat shalat Jumat, seorang suami akan lebih bisa menekan syahwatnya dan menahan pandangannya ketika menuju masjid. (Lihat Aunul Ma’bud, 2:8).

Jika kita menganggap pendapat ini adalah pendapat yang kuat maka anjuran melakukan hubungan intim di hari Jumat seharusnya dilakukan sebelum berangkat shalat Jumat di siang hari, bukan di malam Jumat, karena batas awal waktu mandi untuk shalat Jumat adalah setelah terbit fajar hari Jumat.

Nah sobat Darmanto semua,semoga dari tanya jawab diatas,sobat bisa memahami tentang Hukum hubungan intim di malam jumat.

Contact

About us

Darmanto.com merupakan web bagian dari situs resmi grup usaha CV. Studio Web, sebuah perusahaan layanan jasa desain website, jasa SEO, Google adwords, Facebook ads, maintenance web dan jasa lain yang terkait website.

Alamat:

Desa Cibuyur Rt. 036/05, Warungpring, Pemalang, Jawa Tengah

Jam Kerja:

Senin- Sabtu, 08.00 to 17.00 WIB

Call Center,Telpon/SMS/WA:

0817 0133 458 BBM: 5B5A6B61